Ilustrasi Timnas Iran mundur dari Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Foto: Instagram @teammellifootball.
RADARBEKASI.ID, IRAN – Keputusan mengejutkan datang dari Iran menjelang gelaran Piala Dunia FIFA 2026. Pasalnya pemerintah negara tersebut memastikan tim nasional mereka tidak akan ambil bagian dalam ajang sepak bola empat tahunan itu.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali pada Rabu (11/3/2026) waktu setempat. Ia menjelaskan bahwa keputusan itu diambil setelah meningkatnya ketegangan militer antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel.
Ketegangan di kawasan memuncak setelah serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel ke wilayah Iran sekitar dua pekan lalu. Serangan tersebut memicu eskalasi konflik di kawasan Teluk sekaligus memperburuk hubungan diplomatik antara negara-negara yang terlibat.
BACA JUGA: Imbas Perang AS-Israel vs Iran, Beredar Kabar FIFA Pertimbangkan Penangguhan Piala Dunia 2026
Dalam serangan tersebut, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas. Kematian tokoh sentral itu memicu kemarahan besar di dalam negeri dan diikuti serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah.
Situasi keamanan yang semakin tidak menentu membuat pemerintah Iran menilai keikutsertaan dalam ajang olahraga internasional bukanlah prioritas utama saat ini. Terlebih lagi, sebagian besar pertandingan fase grup Iran dijadwalkan digelar di wilayah Amerika Serikat.
Piala Dunia FIFA 2026 sendiri akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli. Turnamen ini juga akan menjadi edisi perdana dengan format baru yang diikuti 48 tim dari berbagai penjuru dunia.
Sebelumnya, tim nasional Iran telah memastikan tiket ke putaran final dan tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, serta Selandia Baru. Seluruh laga penyisihan grup mereka dijadwalkan dimainkan di Amerika Serikat, dua pertandingan di Los Angeles dan satu laga lainnya di Seattle.
Namun pada akhirnya keputusan politik mengalahkan kepentingan olahraga. Pemerintah Iran menilai kehadiran tim nasional mereka di negara yang dianggap bertanggung jawab atas serangan militer tidak dapat diterima.
Ahmad Donyamali menyampaikan sikap resmi pemerintah melalui pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran. Ia menegaskan bahwa dalam kondisi saat ini Iran tidak mungkin mengikuti turnamen tersebut.
”Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kita, dalam keadaan apa pun kita tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” kata Donyamali kepada televisi pemerintah dikutip dari JawaPos.
Ia juga menambahkan faktor keamanan para pemain menjadi pertimbangan serius pemerintah Iran. Menurutnya, situasi global saat ini tidak menjamin keselamatan tim jika harus bertanding di Amerika Serikat.
”Anak-anak kita tidak aman dan, pada dasarnya, kondisi untuk berpartisipasi seperti itu tidak ada,” kata Donyamali seperti dikutip Reuters.
Donyamali turut menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang memperpanjang konflik di kawasan tersebut. Ia menilai tindakan tersebut telah memicu korban jiwa dalam jumlah besar di Iran.
”Mengingat tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memicu dua perang terhadap kami selama delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta memartir ribuan rakyat kami,” ujar Ahmad Donyamali.
”Oleh karena itu, kami tentu tidak dapat memiliki kehadiran seperti itu,” lanjut dia. (cr1)

5 hours ago
8

















































