Demo “Menuju Indonesia Bangkrut” Memanas, Massa BEM UI Diblokade Polisi Jelang Masuk Bundaran HI

9 hours ago 14

Beranda Berita Utama Demo "Menuju Indonesia Bangkrut" Memanas, Massa BEM UI Diblokade Polisi Jelang Masuk Bundaran HI

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan menyampaikan keterangan kepada wartawan, Jumat (12/6). FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah organisasi kemahasiswaan dan aliansi mahasiswa berencana menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Jumat (12/6). Namun hingga pukul 14.30 WIB, massa aksi masih tertahan oleh aparat kepolisian.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, mengungkapkan bahwa sejumlah mahasiswa mengalami penahanan dan pemblokiran akses menuju lokasi aksi.

Menurutnya, aparat mengarahkan massa untuk berdemonstrasi di depan DPR, padahal sebelumnya mereka telah merencanakan aksi di Bundaran HI dan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada kepolisian.

“Kami, mahasiswa yang bergabung dalam Aliansi Gerakan Menuju Indonesia Bangkrut, ingin melakukan press release terkait penahanan dan blokade serta represivitas yang dilakukan oleh polisi kepada kami. Dan kami juga dipaksa melakukan demonstrasi di DPR. Padahal kami merencanakan, dan juga telah mengirimkan surat kepada kepolisian, kami akan mengadakan aksi di Bundaran HI,” tegas Yatalathof di kawasan HI, Jumat (12/6).

Ia menjelaskan, sejumlah mahasiswa BEM UI masih tertahan di beberapa titik karena tidak diizinkan melintas oleh aparat keamanan. Lokasi tersebut antara lain kawasan Dukuh Atas, Semanggi, hingga TVRI.

“Pada pukul 12 kurang 5 menit siang, kami tepatnya di Dukuh Atas ditahan oleh polisi,” terangnya.

Meski begitu, Yatalathof menegaskan kawan-kawan massa aksi mahasiswa tetap bersikukuh untuk tetap melakukan demonstrasi di kawasan bundaran HI untuk menyampaikan aspirasinya terkait keresahannya kepada pemerintah.

“Sekarang kitasedang mencari cara untuk tetap ke sini (Bundaran HI) Kenapa? Karena ini adalah tujuan utama kami dan kita tidak akan pernah pindah untuk demo di DPR atau di Istana,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh pihak tidak menghalangi massa aksi yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum. Menurutnya, demonstrasi tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai penting diketahui masyarakat luas.

“Kami juga, kami juga ingin meminta kepada seluruh pihak yang mencoba menghalang-halangi kami untuk turun aksi di Bundaran HI, bahwa tolong, bukakan jalan untuk kami. Kami ingin menyampaikan keluh kesah kami, kami ingin menyampaikan bagaimana pemerasan terjadi di negeri ini, dansemua rakyat berhak untuk tahu,” pungkasnya. (zak)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |