The Power of Mabrur Versi IPHI Kota Bekasi

7 hours ago 11

Beranda Bekasi The Power of Mabrur Versi IPHI Kota Bekasi

Kiri ke kanan: Ketua IPHI Kota Bekasi H. Henry S Hamzah, pembicara H. Siswadi, dan moderator diskusi The Power of Mabrur, H. Amin Idris, di Sekretariat IPHI Kota Bekasi, Islamic Center Bekasi, Jumat (13/2/2026). Foto: Zaenal.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Alhajj mabrur laitsa lahu jazaa illal jannah (Haji mabrur itu balasannya surga). Hadis tentang kemabruran orang yang menunaikan ibadah haji riwayat Imam Bukhari dan Muslim (Muttafaq ‘Alaih) ini sangat populer. Tapi apa itu mabrur? Apa ciri-ciri haji yang mabrur?

Diskusi tentang haji mabrur itulah yang dibahas Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Bekasi, di Islamic Center Bekasi, Jumat (13/2/2026). Temanya The Power of Mabrur.

Satu pembicaranya, H. Siswadi, mengungkapkan sejumlah kriteria haji mabrur. Menurut pembina KBIHU Aljazeera, haji mabrur adalah proses menuju kebaikan yang berdampak pada sikap sabar, ikhlas dan syukur.

BACA JUGA: IPHI Klaim Ongkos Penerbangan dan Katering Berpotensi Dikurangi

“Yang paling utama lagi, orang yang mabrur itu memiliki kesadaran bahwa manusia akan mati. Menyadari semua yang menempel dalam kehidupannya di dunia hanya amanah, bukan hak milik,” papar pria yang akrab disapa Sis.

Ketua IPHI Kota Bekasi H. Henry S Hamzah mengawali diskusi melontarkan pertanyaan, apakah haji mabrur itu sebagai dampak atau sebuah dinamika proses menuju kebaikan.

“Mabrur itu dari akar kata albirru. Artinya kebaikan. Masalahnya, mabrur itu apakah predikat atau sebuah proses. Sebab, begitu seorang pulang haji kemudian emosi ketika membawa mobil misalnya, apakah kemabrurannya jadi hilang,” begitu lontarannya mengawali diskusi yang dihadiri sejumlah tokoh.

Diskusi yang dipimpin H. Amin Idris itu semakin menarik, lantaran masing-masing peserta menyampaikan gagasan dan pemahamannya tentang haji mabrur. Misalnya seperti dilontarkan dosen Universitas Muhammadiyah.Id (UM.ID) Bekasi, H. Abdul Khoir yang mengungkapkan bahwa mabrur adalah dinamika dan proses menuju kebaikan yang dilakukan orang sepulang menunaikan ibadah haji. “Kan tidak mungkin kita bersih terus. Yang penting ada usaha terus menerus memperbaiki dan lebih baik lagi,” ungkap Khoir.

Di pengujung diskusi, tercetus gagasan ke depan, IPHI Kota Bekasi dapat mengedukasi haji lansia dan disabilitas yang menjadi wacana pemerintah untuk memberi layanan ramah bagi haji lansia dan disabilitas. (zar)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |