Beranda Metropolis Wiwiek Hargono Dorong Perempuan Jadi Jembatan Toleransi
TOLERANSI: Ketua Puspaga Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, saat kegiatan bertema “Perempuan Tangguh, Bekasi Makin Keren” yang diselenggarakan Majelis Umat Kristen Indonesia di Gedung Pertemuan Sekolah Mahanaim, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Jumat (24/4). FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI —Ketua Puspaga Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menegaskan perempuan tak hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga menjadi kunci merawat keberagaman dimulai dari keluarga.
Pernyataan itu disampaikan Wiwiek saat menjadi narasumber dalam kegiatan bertema “Perempuan Tangguh, Bekasi Makin Keren” yang digelar Majelis Umat Kristen Indonesia di Gedung Pertemuan Sekolah Mahanaim, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Jumat (24/4).
Di hadapan forum lintas keagamaan, Wiwiek menekankan bahwa keberagaman di Kota Bekasi adalah kekuatan sosial yang harus dijaga bersama, bukan sekadar slogan.
“Perempuan berdaya mampu mengambil peran di berbagai lini kehidupan, termasuk menjadi jembatan dalam memperkuat toleransi di tengah masyarakat yang majemuk,” tegasnya.
Ia menggarisbawahi, peran perempuan tidak berhenti sebagai istri atau ibu rumah tangga. Lebih dari itu, perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan—mulai dari kegiatan sosial, komunitas, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Menurutnya, kemandirian menjadi fondasi utama. Perempuan harus kuat secara finansial, psikologis, ideologis, hingga spiritual agar mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus berkontribusi aktif di lingkungan sosial.
Wiwiek juga mengingatkan, menjadi ibu bukan soal kesempurnaan, melainkan proses bertumbuh yang berkelanjutan. Dari keluarga yang kuat, kata dia, akan lahir generasi yang tangguh.
“Dari ibu yang tangguh lahir keluarga kuat, dan dari sana tumbuh generasi hebat. Nilai toleransi harus ditanamkan sejak dalam rumah,” ujarnya.(pay)

6 hours ago
11

















































