Sarif Marhaendi Geser Cecep Noor dari Kursi Ketua PPP Bekasi

7 hours ago 12

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sarif Marhaendi menggeser petahana Cecep Noor dari kursi Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi usai Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X yang digelar di DPW PPP Jawa Barat, Rabu (29/4).

Sarif direkomendasikan oleh 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) sebagai nakhoda baru partai berlambang Kabah untuk periode 2026–2031.

“Alhamdulillah tadi (Rabu, red) berjalan dengan lancar Muscab yang diselenggarakan oleh DPW. Dan saya direkomendasikan menjadi Ketua DPC sama formatur yang telah dibentuk,” ujar Sarif, kepada Radar Bekasi.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu menjelaskan, dari 23 PAC yang hadir, sebanyak 17 dinyatakan valid berdasarkan hasil verifikasi. Selanjutnya dibentuk tim formatur yang terdiri dari empat perwakilan PAC, satu dari DPC, satu dari DPW, dan satu dari DPP, sehingga total berjumlah tujuh orang.

“Setelah digelar Muscab, dibentuklah formatur dari keterwakilan PAC, DPC, DPW, dan DPP. Jadi hasil muscab di DPW itu baru terbentuknya formatur, dan formatur ini lah yang akan menentukan siapa yang menjadi ketuanya. Namun formatur tersebut akan merekomendasikan saya sebagai ketua,” ucapnya.

Menurutnya, formatur diberikan waktu paling lama tujuh hari untuk menyusun kepengurusan harian, mulai dari ketua, sekretaris, hingga majelis pertimbangan. Jika dalam batas waktu tersebut tidak selesai, maka kewenangan akan diambil alih kembali.

“Itu diberikan waktu selambat-lambatnya satu Minggu, apabila formatur ini tidak mampu menyelesaikan selama satu minggu, itu akan diambil alih kembali,” katanya.

Dalam pelaksanaan Muscab tersebut, panitia SC dan OC, termasuk Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi Cecep Noor, tidak hadir. Namun ketidakhadiran tersebut tidak menghambat jalannya Muscab yang telah diambil alih oleh DPW.

“Mereka tidak hadir, karena kalau bicara SC dan OC ketika sudah diambil alih sama DPW, artinya sudah dibekukan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bekasi, Nunung HS, mengatakan dinamika dalam partai politik merupakan hal yang wajar. Ia menekankan pentingnya persatuan setelah Muscab.

“Dinamika politik itu sudah hal yang biasa, sekarang sudah aman, kondusif, jadi tidak ada dinamika yang seperti kemarin. Karena kita saudara, kader-kader partai yang sangat bagus. Setelah ini selesai saya dan bang Sarif akan merangkul semua kader-kader,” ucapnya.

Ia juga menyebut pihaknya akan segera bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, alim ulama, dan tokoh-tokoh PPP yang selama ini belum tersentuh.

“Sekarang saya dan Bang Sarif akan turun untuk merangkul semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan Sidang Muscab X PPP Kabupaten Bekasi, Effendy Joy Pendhita, menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscab di DPW merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya di Kabupaten Bekasi, Selasa (28/4).

Menurutnya, pengambilalihan oleh DPW dilakukan karena ditemukan maladministrasi, di antaranya adanya peserta yang tidak melalui proses registrasi serta tidak adanya validasi kepesertaan oleh DPC.

“Pelaksanaan Muscab yang dilaksanakan di DPW PPP Jawa Barat ini merupakan amanat setelah pembukaan Muscab di Sahid Lippo Cikarang. Jadi kita menginisiasi pelaksanaan Muscab PPP Kabupaten Bekasi dipindahkan ke DPW, sekaligus membekukan SC dan OC kepanitiaan, karena langsung diambil alih oleh DPW,” jelasnya.

Wakil Ketua Bidang Isu Strategis DPW PPP Jawa Barat itu menjelaskan, berdasarkan hasil verifikasi ulang, hanya 17 PAC yang dinyatakan hadir. Meski demikian, persidangan tetap berjalan.

Ia menambahkan, seharusnya Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Cecep Noor, menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Namun, yang bersangkutan tidak hadir meski telah dikonfirmasi, diundang, dan dikomunikasikan sebelumnya.

“Acara tetap harus dilaksanakan karena sudah berjalan,” ujarnya

Melalui sidang pleno ke-6, empat formatur dari unsur PAC dipilih melalui musyawarah mufakat. Satu formatur dari unsur DPC juga ditetapkan dalam forum, kemudian ditambah masing-masing satu dari DPW dan DPP.

“Nanti ditambah satu dari DPW dan satu dari DPP, sehingga total tujuh orang formatur,” jelasnya. (pra)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |