Puslabfor Polri Dilibatkan Tangani Kasus Penyiraman Air Keras di Bumi Sani Tambun

8 hours ago 12

Beranda Cikarang Puslabfor Polri Dilibatkan Tangani Kasus Penyiraman Air Keras di Bumi Sani Tambun

TKP PENYIRAMAN AIR KERAS: Warga berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penyiraman air keras di Perumahan Bumi Sani, Tambun Selatan, Senin (30/3). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri dilibatkan dalam menangani kasus penyiraman air keras yang menimpa warga lanjut usia (lansia) inisial TW (54) saat hendak menuju musala untuk menunaikan salat subuh di Perumahan Bumi Sani Permai RT 01 RW 014, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3) sekitar pukul 04.50 WIB.

Berdasarkan pantauan, Selasa (31/3), sejumlah petugas kepolisian berpakaian sipil terlihat hilir mudik di sekitar lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti, mulai dari rekaman kamera pengawas hingga memeriksa saksi-saksi yang tinggal di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, kondisi di lokasi kejadian terpantau sepi.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna mengungkap identitas pelaku. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri untuk mengetahui jenis zat yang digunakan dalam aksi tersebut.

“Polisi sudah melakukan olah TKP, memeriksa para saksi, dan mencari letunjuk di sekitar TKP. Untuk jenis air kerasnya masih dalam penyelidikan, dan menjadi ranahnya Puslabfor untuk menyampaikan jenisnya,” ujarnya.

Akibat penyiraman tersebut, korban mengalami luka bakar sekitar 30 persen di sejumlah bagian tubuh. Usai kejadian, korban sempat mendapat pertolongan dari tetangga dan istrinya dengan menggunakan air mengalir sebelum dibawa ke rumah sakit.

“Luka bakar sekitar 30 persen di area wajah, telinga, leher, dada, perut, dan bahu,” ucap Wuryanti. (ris)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |