Beranda Entertainment PS Store Disorot Usai Diduga Sebar Isu Kenaikan BBM, Langsung Kena Ulti Admin Gerindra!
PS Store Disorot Usai Sebar Isu Kenaikan BBM. Foto: Tangkap Layar/Instagram
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kabar soal rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi per 1 April 2026 belakangan ini ramai dibicarakan publik.
Isu ini menyebar cepat, terutama lewat media sosial, dan memicu beragam reaksi dari masyarakat, mulai dari rasa khawatir hingga kepanikan.
Salah satu akun yang ikut menyoroti isu ini adalah PS Store, toko ponsel terkenal milik Putra Siregar yang dikenal menjual berbagai smartphone, khususnya iPhone, dengan harga relatif terjangkau.
Dalam sebuah unggahan di Instagram yang kemudian dibagikan ulang oleh akun TikTok @dewanperwakilannetizen00, PS Store menuliskan narasi yang cukup mencolok: “SIAP-SIAP! HARGA BBM DIJADWALKAN ALAMI PENYESUAIAN PADA 1 APRIL 2026.”
Alih-alih mendapat respons positif, unggahan tersebut justru menuai kritik tajam dari netizen. Banyak yang menilai informasi itu tidak akurat, bahkan menyebutnya sebagai hoaks.
Kolom komentar pun dipenuhi berbagai tanggapan sinis. Ada yang menyebut kabar tersebut bisa memicu panic buying, ada pula yang secara terang-terangan meragukan kredibilitas sumbernya.
Menariknya, akun resmi dari Partai Gerindra juga ikut berkomentar dengan nada menyindir, “Udah bener jualan handphone doang padahal.” Komentar tersebut semakin memperkeruh suasana dan membuat isu ini semakin viral.
Di tengah riuhnya perbincangan, pemerintah akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pertamina untuk memastikan informasi yang beredar.
Baca Juga: Posting Gaun Putih, Ameera Khan Diduga Sudah Rencanakan Nikah dengan Jefri Nichol Namun Batal
Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil berdasarkan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, yang selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan.
Ia juga menegaskan bahwa stabilitas harga dan perlindungan daya beli masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.
Lebih lanjut, Prasetyo mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
Ia mengingatkan pentingnya mengecek sumber informasi sebelum menyebarkannya, agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di era digital, arus informasi yang cepat harus diimbangi dengan sikap kritis. Tanpa itu, kabar yang belum tentu benar bisa dengan mudah dipercaya dan berdampak luas pada kehidupan masyarakat. (MNA)

13 hours ago
15

















































