Beranda Cikarang Plt Bupati Bekasi Wacanakan BUMD Kelola Pasar Rakyat
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melempar wacana baru dalam pengelolaan pasar rakyat di Kabupaten Bekasi. Di tengah evaluasi menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, ia mempertimbangkan agar pengelolaan pasar rakyat ke depan dilakukan melalui BUMD.
Asep mengatakan, sejak awal menjabat sebagai Plt Bupati Bekasi, perhatian utamanya tertuju pada pembenahan pasar rakyat, khususnya Pasar Cikarang. Pada saat yang sama, pemerintah daerah juga tengah mengevaluasi kinerja seluruh BUMD agar mampu memberikan keuntungan sekaligus meningkatkan pelayanan publik.
“Sejak saya diamanahkan sebagai Plt Bupati, fokus saya salah satunya pasar rakyat, terutama Pasar Cikarang. Kami juga mengevaluasi BUMD agar bisa memberi keuntungan bagi daerah sekaligus menunjang pelayanan publik. Karena itu muncul wacana apakah pengelolaan pasar rakyat bisa dilakukan melalui BUMD,” ujar Asep kepada wartawan.
Menurut dia, gagasan tersebut masih memerlukan kajian mendalam, termasuk dari sisi regulasi. Saat ini pemerintah daerah masih menunggu laporan hasil audit seluruh BUMD yang sedang diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
“Saya masih menunggu laporan hasil audit secara keseluruhan BUMD yang sedang diaudit oleh BPK RI. Setelah itu baru kami akan rumuskan untuk menentukan wacana BUMD dapat mengelola pasar sebagai pelayanan publik dan berpotensi untuk mendukung pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Ia menyadari statusnya masih sebagai pelaksana tugas, sehingga kewenangannya dalam mengambil kebijakan strategis terbatas dan perlu melalui proses konsultasi serta perizinan. Karena itu, pembenahan dilakukan secara bertahap.
“Tujuan saya ingin merapikan pasar rakyat di Kabupaten Bekasi. Jadi ekonomi rakyat bisa tumbuh di pasar. Dan fokus saya saat ini perapian Pasar Cikarang dan Pasar Kedungwaringin,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan Arifin menilai wacana pengelolaan pasar rakyat oleh BUMD cukup relevan. Menurut dia, selain mengelola pasar, BUMD juga dapat berperan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
Ia menambahkan, skema tersebut juga berpotensi membantu petani karena hasil panen mereka dapat diserap oleh pemerintah daerah melalui BUMD.
“Sangat relevan pasar rakyat dikelola BUMD. Apalagi jika ada rencana membentuk BUMD khusus pasar atau menambah core business pada BUMD yang sudah ada,” ujar Ridwan. (and)

6 hours ago
10

















































