Keluarga Gagal Memulangkan Lely Lydia ke Indonesia dari Maroko

4 hours ago 8

Beranda Berita Utama Keluarga Gagal Memulangkan Lely Lydia ke Indonesia dari Maroko

TERDAMPAR: Lely Lydia (33), warga Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara kini berada di Shelter Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Maroko.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pihak keluarga mengaku sempat berupaya memulangkan Lely Lydia (33), pekerja migran asal Kota Bekasi yang kini berada di Maroko. Namun upaya itu gagal meski tiket pesawat ke Indonesia sudah dibeli.

Kakak Lely, AN (38), mengatakan keluarga sempat memesan tiket penerbangan untuk adiknya pada awal Maret. Tiket itu dibeli menggunakan fasilitas paylater agar Lely bisa segera kembali ke tanah air.

“Awalnya kita dari pihak keluarga kan mengusahakan ya. Tanggal lima kemarin sudah dipesankan tiket, tapi karena situasi tidak aman jadi refund, kata suami saya itu bisa beresnya Juni,” ungkapnya, Rabu (11/3).

BACA JUGA: Disnaker Kota Bekasi Tindaklanjuti Informasi Lely Lydia di Maroko

Ia menambahkan, suaminya sempat mencoba kembali membeli tiket menggunakan paylater. Namun pengajuan tersebut tidak dapat diproses.

“Suami saya mau mengajukan tiket pakai Paylater lagi ternyata tidak bisa,” ujarnya.

Diketahui, Lely tinggal bersama orangtua dan anaknya yang masih balita di rumah AN wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara. Pada Desember 2025, ia menerima tawaran kerja di Maroko melalui agen yang diyakini aman.

Mendengar itu, keluarga akhirnya mengizinkan keberangkatannya. Sebelumnya, Lely pernah bekerja di Dubai tanpa perantara agen, namun hanya bertahan dua minggu sebelum dipulangkan ke Indonesia.

BACA JUGA: Dewan Wildan Kawal Proses Pemulangan Warga Teluk Pucung Kota Bekasi dari Maroko

“Karena dia bilang aman ada agen, oke keluarga dengan berat hari membiarkan dia kesana. Ternyata ada kasus begini, dan ternyata KBRI hanya bisa sampai tahap mem-Push agennya saja,” ucapnya.

Keluarga telah didatangi aparatur Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi. Mereka diberi penjelasan bahwa memulangkan Lely tidak sesederhana membeli tiket. Sebab, semua terkait prosedur dan otoritas Maroko..

“Tadi dari Disnaker bilang sekalipun kita bisa membelikan tiket ke Mba Lely, nggak segampang itu karena birokrasi dan segala macam, berkaitan dengan otoritas Maroko,” katanya.

Saat ini, keluarga berharap pemerintah dapat memfasilitasi kepulangan Lely ke Kota Bekasi. Mereka terus berkomunikasi dengannya dan meminta agar ia bisa menghubungkan keluarga dengan petugas Kedutaan Besar RI untuk informasi yang lebih lengkap.

“Kalau memang pemerintah tidak bisa membantu karena Lely juga ilegal dan segala macam, terbentur birokrasi, jadi ya minta tolong untuk dipermudah saja birokrasinya antara Indonesia dan Maroko atau bagaimana caranya,” tambahnya. (sur)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |