RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Apple akhirnya memasuki persaingan pasar ponsel lipat dengan memperkenalkan iPhone Duo pada 9 September 2026. Perangkat tersebut menjadi iPhone pertama yang mengusung desain layar lipat dengan mekanisme menyerupai buku.
Kehadiran iPhone Duo sekaligus menandai babak baru bagi lini smartphone Apple. Selama bertahun-tahun, perusahaan dikenal konsisten mempertahankan desain iPhone dengan layar konvensional. Kini, Apple mencoba menawarkan pengalaman berbeda melalui perangkat yang dapat digunakan dalam bentuk ponsel saat ditutup dan berubah menjadi layar berukuran lebih luas ketika dibuka.
Salah satu daya tarik utama perangkat ini adalah layar bagian dalam berukuran 7,6 inci. Ukuran tersebut memberikan ruang lebih besar bagi pengguna untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, membaca, menikmati video, bermain gim, hingga melakukan multitasking.
Dikutip dari Reuters pada Senin (14/9/2026), harga global iPhone Duo dimulai dari 1.999 dolar AS untuk model dengan penyimpanan 256 GB. Sementara itu, harga yang diberitakan untuk pasar India mencapai sekitar Rp85 juta melalui Apple Store.
Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa banderol iPhone Duo dapat berbeda di setiap negara. Nilainya dipengaruhi oleh kurs mata uang, pajak, serta strategi dan kebijakan harga Apple di masing-masing pasar.
iPhone Duo, Langkah Baru Apple di Pasar Ponsel Lipat
Pasar smartphone lipat selama ini lebih banyak diisi oleh produsen Android. Samsung menjadi salah satu pemain utama melalui seri Galaxy Fold, sementara Huawei dan sejumlah produsen lainnya juga terus mengembangkan teknologi layar serta mekanisme engsel pada perangkat lipat.
Apple kini ikut masuk ke segmen tersebut melalui iPhone Duo.
Kehadiran perangkat ini bukan hanya menghadirkan bentuk iPhone yang berbeda. Apple juga mencoba mengubah cara pengguna berinteraksi dengan smartphone. Ketika perangkat dalam posisi tertutup, iPhone Duo berfungsi layaknya ponsel berukuran ringkas. Namun, saat dibuka, pengguna mendapatkan bidang layar yang jauh lebih luas.
Konsep tersebut menjadi bagian penting dari strategi Apple dalam memperkenalkan perangkat barunya. iPhone Duo dirancang untuk memberikan dua pengalaman penggunaan dalam satu perangkat, tanpa meninggalkan karakter ekosistem iPhone.
Nama “Duo” sendiri merepresentasikan konsep tersebut. Perangkat ini menawarkan dua layar dengan karakter penggunaan yang berbeda, tetapi tetap terintegrasi dalam satu perangkat dan ekosistem Apple.
Ketika dilipat, dimensinya dibuat agar mudah dibawa dan digunakan sehari-hari. Sebaliknya, ketika dibuka, layar yang lebih besar memberikan ruang tambahan untuk bekerja maupun menikmati berbagai konten.
Baca Juga: Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Wajib Scan Wajah
Layar 5,4 Inci Saat Tertutup, 7,6 Inci Saat Dibuka
Daya tarik terbesar iPhone Duo tentu berada pada sistem layarnya.
Dalam kondisi tertutup, perangkat ini memiliki layar luar Super Retina XDR berukuran 5,4 inci. Ukuran tersebut memungkinkan pengguna mengoperasikan ponsel dengan lebih nyaman menggunakan satu tangan.
Namun, pengalaman penggunaan berubah ketika perangkat dibuka. Layar bagian dalam berukuran 7,6 inci, menjadikannya layar terbesar yang pernah digunakan pada sebuah iPhone.
Apple juga memberikan lapisan nano-texture pada layar bagian dalam. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu mengurangi pantulan cahaya sekaligus membuat garis lipatan pada layar tidak terlalu terlihat.
Menariknya, Apple menggunakan rasio aspek yang sama pada kedua layar. Pendekatan ini memungkinkan transisi konten dari layar luar menuju layar dalam terasa lebih konsisten.
Dengan demikian, ketika perangkat dibuka, konten tidak sekadar diperbesar. Tampilan juga dibuat agar tetap proporsional dengan bidang layar yang lebih luas.
Kedua layar tersebut mendukung ProMotion dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Selain itu, tersedia fitur Always-On serta dukungan HDR.
Untuk penggunaan di luar ruangan, layar iPhone Duo diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 3.000 nit. Spesifikasi tersebut ditujukan untuk membuat tampilan tetap terlihat jelas ketika perangkat digunakan di bawah kondisi pencahayaan yang terang.
Menggunakan Titanium dan Ceramic Shield 2
Untuk memperkuat kesan premium, Apple menggunakan material titanium pada rangka iPhone Duo.
Perangkat ini tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Star White dan Night Sky.
Pada bagian depan, Apple menyematkan Ceramic Shield 2 untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap layar. iPhone Duo juga memiliki sertifikasi IP68, sehingga lebih terlindungi dari paparan debu dan air.
Meski membawa mekanisme lipat dan layar berukuran besar, bobot perangkat berada di sekitar 254 gram.
Spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa Apple berusaha mempertahankan karakter premium iPhone sekaligus mengemas teknologi layar lipat dalam bentuk yang masih dapat digunakan sebagai perangkat sehari-hari.
Dibekali Chip A20 Pro dan iOS 27
Dari sisi performa, iPhone Duo mengandalkan chip A20 Pro.
Apple juga memberikan sistem manajemen termal berupa vapor chamber khusus. Teknologi tersebut dipadukan dengan rancangan baterai ganda untuk membantu menjaga performa perangkat ketika digunakan menjalankan aktivitas yang membutuhkan daya besar.
iPhone Duo menjalankan iOS 27, yang dirancang untuk mengakomodasi karakter layar lipat.
Ukuran layar bagian dalam yang lebih luas memberikan kesempatan bagi Apple untuk menghadirkan pengalaman multitasking yang lebih fleksibel. Pengguna dapat memanfaatkan bidang layar tersebut untuk membuka beberapa aplikasi, membaca dokumen, mengonsumsi konten, maupun menyelesaikan pekerjaan dengan ruang visual yang lebih lega.
Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan perangkat Apple, integrasi dengan ekosistem menjadi salah satu nilai jual utama iPhone Duo.
Perangkat tersebut tetap membawa pengalaman iPhone, tetapi dengan tambahan fleksibilitas berkat desain layar lipat.
Apple juga menyiapkan dukungan Apple Pencil USB-C untuk perangkat ini. Dengan layar yang lebih luas, stylus tersebut dapat digunakan untuk mencatat, membuat sketsa, maupun memberikan anotasi pada dokumen.
Fitur tersebut dijadwalkan hadir pada akhir 2026.
Baca Juga: 4 Ciri Teman Palsu atau Fake Friend Menurut Psikologi, Wajib Diwaspadai
Membawa Apple Intelligence dan Siri AI
Apple turut mengintegrasikan fitur berbasis kecerdasan buatan ke dalam iPhone Duo.
Apple Intelligence dan Siri AI menjadi bagian dari pengalaman perangkat. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu pengguna memperoleh informasi, berinteraksi dengan perangkat, serta menyelesaikan berbagai aktivitas dengan memanfaatkan konteks penggunaan secara lebih terintegrasi.
Dengan demikian, layar lipat tidak hanya dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman hiburan yang lebih luas. Apple juga berusaha menjadikannya sebagai perangkat produktivitas yang dapat membantu pengguna bekerja dan mengakses berbagai informasi dengan lebih nyaman.
Kamera 48 MP Fusion dengan Kemampuan Video 4K
Teknologi layar lipat bukan satu-satunya bagian yang menjadi perhatian Apple. Perusahaan juga memberikan sejumlah fitur fotografi yang memanfaatkan bentuk perangkat.
iPhone Duo membawa sistem kamera belakang ganda, dengan kamera utama 48 MP Fusion.
Kamera tersebut mampu merekam video hingga resolusi 4K pada 120 fps dengan Dolby Vision. Kemampuan tersebut memungkinkan pengguna menghasilkan rekaman dengan gerakan yang lebih dramatis, termasuk ketika digunakan untuk kebutuhan slow motion.
Apple juga menghadirkan fitur Cinematic yang dapat diterapkan setelah proses pengambilan gambar. Sementara itu, Audio Mix membantu pengguna mengatur dan mengolah suara yang terdapat dalam rekaman video.
Desain lipat memberikan keuntungan tersendiri dalam penggunaan kamera.
Perangkat dapat ditempatkan dalam beberapa posisi tanpa harus selalu menggunakan tripod. Pengguna juga dapat memanfaatkan layar luar sebagai pratinjau ketika menggunakan kamera belakang untuk mengambil foto maupun video.
Hal ini membuat kamera belakang berpotensi digunakan untuk menghasilkan swafoto dengan kualitas yang lebih tinggi dibandingkan kamera depan.
Hadir dengan Fitur Smart Take dan Duo FaceTime
Apple juga memperkenalkan beberapa fitur yang dirancang khusus untuk memanfaatkan desain lipat iPhone Duo.
Salah satunya adalah Smart Take, yang memanfaatkan model AI pada perangkat untuk membantu menentukan momen yang tepat ketika subjek berada dalam kondisi siap untuk difoto.
Selain itu, terdapat Duo Preview yang memanfaatkan kedua sisi perangkat ketika pengguna mengambil gambar.
Apple juga membawa Duo FaceTime, yang memanfaatkan desain layar lipat untuk memberikan pengalaman komunikasi yang lebih fleksibel.
Berbagai fitur tersebut menunjukkan bahwa Apple tidak hanya memindahkan teknologi iPhone biasa ke dalam perangkat lipat. Perusahaan juga mencoba memanfaatkan bentuk fisik iPhone Duo untuk menghadirkan cara penggunaan yang berbeda.
Harga iPhone Duo Tembus Rp85 Juta
Teknologi yang ditawarkan iPhone Duo tentunya hadir dengan harga premium.
Apple menetapkan harga awal 1.999 dolar AS untuk model dengan kapasitas penyimpanan 256 GB.
Selain kapasitas tersebut, iPhone Duo tersedia dengan pilihan penyimpanan 512 GB, 1 TB, hingga 2 TB.
Di India, perangkat tersebut dilaporkan memiliki harga sekitar Rp85 juta melalui Apple Store. Angka tersebut memperlihatkan bagaimana iPhone Duo diposisikan Apple sebagai perangkat premium di pasar smartphone lipat.
Namun, harga di India tidak dapat langsung disamakan dengan harga awal di Amerika Serikat. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh nilai tukar, pajak, serta struktur harga yang diterapkan di masing-masing negara.
Apple dijadwalkan membuka pre-order iPhone Duo pada 16 Oktober 2026. Sementara itu, penjualan resmi perangkat tersebut akan dimulai pada 23 Oktober 2026.
Selain India, iPhone Duo juga dijadwalkan hadir di sejumlah pasar lain, termasuk Jepang, Singapura, Malaysia, dan Vietnam.
Dengan masuknya Apple ke segmen smartphone lipat, persaingan di kategori tersebut diperkirakan semakin menarik. iPhone Duo tidak hanya membawa teknologi layar yang berbeda, tetapi juga menjadi langkah Apple untuk memperluas definisi tentang bagaimana sebuah iPhone dapat digunakan.

2 hours ago
5

















































