Beranda Berita Utama Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus Rp1.000 Triliun, Begini Rinciannya
Gumpalan asap membumbung saat serangan menghantam Teheran pada Kamis, 5 Maret 2026 di tengah perang AS-Israel terhadap Iran. Foto: Vahid Salemi/AP.
RADARBEKASI.ID, WASHINGTON – Biaya perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran ditaksir mencapai 61 miliar USD (sekitar Rp1.000 triliun). Demikian berdasarkan pemantau real time Iran War Cost Tracker.
Portal tersebut memperbarui data secara seketika (real-time) dan menghitung biaya yang dibutuhkan untuk personel serta kapal yang dikerahkan ke wilayah tersebut dan juga pengeluaran terkait lainnya.
Metodologi perhitungannya berdasarkan atas laporan Pentagon kepada Kongres, yang menyebutkan bahwa enam hari pertama operasi menelan biaya 11,3 miliar USD (sekitar Rp194 triliun), ditambah pengeluaran lainnya yang akan mencapai 1 miliar dolar AS (sekitar Rp17 triliun) per hari.
BACA JUGA: Ditanya Kapan Perang Lawan Iran Berakhir, Donald Trump Emosi: Jangan Desak Saya
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap target di Iran yang menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menewaskan korban sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Perundingan selanjutnya di Islamabad, Pakistan berakhir tanpa membuahkan hasil. Namun demikian, tidak ada pengumuman permusuhan dilanjutkan, meski AS mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.
Pada Selasa (21/4/2026), Trump mengatakan AS akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sambil terus melakukan blokade. Keesokan harinya, Presiden AS itu mengatakan bahwa pembicaraan damai dengan Iran “mungkin” terjadi dalam 36 hingga 72 jam ke depan. (jpc)

4 hours ago
8

















































