Sinopsis Ghost in The Cell, Film Horor Komedi Joko Anwar Ini Sudah Dibeli 86 Negara

15 hours ago 14

Beranda Lifestyle Film Sinopsis Ghost in The Cell, Film Horor Komedi Joko Anwar Ini Sudah Dibeli 86 Negara

Joko Anwar Rilis Ghost in The Cell, Lapas Jadi Penuh Teror Gaib dan Komedi. Foto: Kollase/Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Industri perfilman Indonesia kembali heboh dengan karya terbaru Joko Anwar, bertajuk Ghost in The Cell. Film bergenre komedi horor ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 16 April 2026 dan sudah memicu antusiasme besar dari penonton.

Bukan sekadar menawarkan premis unik, Ghost in The Cell juga menarik perhatian di pasar internasional. Hingga kini, setidaknya 86 negara telah mengamankan lisensi untuk menayangkan film ini.

Berlatar kehidupan lembaga pemasyarakatan (lapas) yang keras, Joko Anwar berhasil meramu teror, kritik sosial, dan komedi dalam satu alur cerita yang padat dan menegangkan.

Sinopsis Ghost in The Cell

Film ini membawa penonton menyelami kehidupan para narapidana di Lapas Labuhan Angsana, yang harus bertahan di tengah penindasan dan kekerasan.

Selain menghadapi kesewenang-wenangan petugas lapas, para tahanan juga terjebak dalam konflik internal berupa permusuhan dan kekerasan antar-sesama penghuni sel.

Kehidupan lapas semakin mencekam saat seorang narapidana baru datang. Sosok ini adalah mantan jurnalis yang terjerat kasus kriminal besar, dan kehadirannya memicu serangkaian peristiwa misterius yang sulit dijelaskan secara logika.

Baca Juga: Sinopsis Film The Super Mario Galaxy Movie, Mario dan Luigi Hadapi Ancaman Galaksi yang Bikin Geleng Kepala!

Satu per satu narapidana tewas secara brutal, dan semua kematian itu diyakini terkait dengan kekuatan gaib yang menargetkan mereka dengan energi negatif paling tinggi.

Teror tersebut membuat lapas berubah menjadi ruang penuh ketakutan dan kecurigaan. Untuk bertahan hidup, para narapidana mencoba menjaga aura positif mereka, berbuat baik, dan menahan emosi. Namun, mempertahankan integritas moral di tengah penjara yang korup bukanlah hal mudah.

Ketegangan memuncak ketika mereka menyadari bahwa perjuangan individu tidak cukup. Para tahanan pun akhirnya harus menanggalkan ego dan konflik lama, bersatu untuk menghadapi ancaman ganda, yaitu sistem lapas yang menindas sekaligus kekuatan gaib yang terus mengintai dari kegelapan.

Dengan kombinasi horor, komedi, dan kritik sosial, Ghost in The Cell menjanjikan pengalaman menonton yang berbeda dari film horor Indonesia pada umumnya.

Film ini juga menjadi bukti kepiawaian Joko Anwar dalam menyatukan cerita yang menegangkan sekaligus menghibur. (MNA)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |