Pratama Arhan Lulus S1 dengan Ijazah Blockchain Pertama di Indonesia, Ini Penjelasannya

16 hours ago 15

Beranda Entertainment Pratama Arhan Lulus S1 dengan Ijazah Blockchain Pertama di Indonesia, Ini Penjelasannya

Pratama Arhan Buktikan Kelulusannya dengan Teknologi Blockchain Pertama di RI. Foto: Tangkap Layar/TikTok UdinusOfficial

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan. Pemain yang dikenal dengan lemparan ke dalam mautnya ini baru saja menyelesaikan “pertandingan” penting di dunia akademik. Arhan resmi dinyatakan lulus sidang skripsi di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang pada Rabu (1/4/2026).

Menariknya, Arhan tidak hanya akan membawa pulang gelar sarjana, tetapi juga sebuah teknologi masa depan.

Rektor Udinus, Prof. Pulung Nurtantio Andono, menyampaikan bahwa Arhan dijadwalkan wisuda pada April 2026 ini dan akan menjadi salah satu lulusan yang menerima ijazah blockchain.

Lantas, apa sebenarnya ijazah blockchain yang akan diterima Arhan? Berikut detailnya:

Di tengah maraknya isu pemalsuan dokumen, Udinus mengambil langkah revolusioner. Prof. Pulung menjelaskan bahwa sistem blockchain hadir untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap risiko pemalsuan yang semakin tinggi di era digital.

“Sistem ini menjawab tantangan era digital, di mana risiko pemalsuan dokumen semakin tinggi,” ujar Prof. Pulung, dikutip dari Antara pada Senin (6/4).

Dengan teknologi ini, ijazah Arhan bukan sekadar lembaran kertas biasa. Dokumen tersebut memiliki rekam jejak digital yang transparan, aman, dan absolut (tidak dapat diubah) oleh siapa pun.

Kampus Pelopor Teknologi Blockchain

Udinus mencatatkan sejarah sebagai kampus pertama di Indonesia yang menerapkan sistem ijazah 100 persen berbasis blockchain.

Terobosan ini semakin diperkuat dengan peresmian Indonesia Blockchain Center (IBC) Chapter Udinus, yang menjadi pusat studi dan pengembangan teknologi tersebut di Jawa Tengah.

Fasilitas keren ini bukan hasil kerja sendiri, melainkan buah kolaborasi internasional antara:

  • Udinus

  • Dubai Blockchain Center

  • IBC

  • Sealbound UAE

Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk memastikan standar yang digunakan adalah standar global.

Verifikasi Mudah di Seluruh Dunia

Salah satu keunggulan utama ijazah yang akan diterima Arhan adalah kemudahan verifikasi. Mengingat karier Arhan yang kini merambah kancah internasional, teknologi ini akan sangat membantu.

“Implementasi ini bertujuan untuk memastikan keaslian ijazah, mencegah pemalsuan, hingga memudahkan verifikasi di skala global,” jelas Prof. Pulung. Melalui langkah ini, Udinus berharap bisa menjadi pencetak talenta digital yang diakui secara internasional. (MNA)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |