RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Model dan influencer Nora Alexandra baru-baru ini meluapkan kemarahannya di media sosial setelah foto pribadinya dicatut untuk kepentingan promosi produk dewasa.
Foto istri musisi Jerinx SID itu digunakan tanpa izin oleh oknum penjual obat khusus alat kelamin pria, yang diketahui beroperasi melalui akun bernama Hitaika Store.
Melalui unggahan di Instagram pada Minggu (5/4/2026), Nora memberikan klarifikasi sekaligus menegaskan sikapnya.
“Maaf banget ya guys, saya harus posting hal ini, karena jujur saya dirugikan oleh akun jualan Hitaika Store,” tulis Nora Alexandra.
Dalam unggahannya, Nora menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjalin kerja sama dengan produk tersebut. Ia merasa keberatan karena fotonya diambil secara ilegal untuk keuntungan pribadi.
“Dia jualan namun mencuri foto saya, sedangkan saya tidak pernah mau ambil endorse atau iklan yang mempromosikan hal-hal seperti ini,” sambungnya dengan nada kesal.
Nora juga menegaskan bahwa selama ini ia sangat selektif dalam memilih tawaran pekerjaan maupun promosi berbayar di media sosial. Termasuk soal obat-obatan dewasa, yang ia hindari sama sekali.
“Intinya saya tidak mudah mengambil promosi atau iklan, dan saya tidak akan pernah mau dibayar berapapun untuk mengiklankan hal menjijikkan seperti ini!” tegasnya.
Selain pencatutan foto, Nora sempat mencoba mencari akun Hitaika Store untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, ia menduga aksesnya telah diblokir oleh pihak penjual.
Baca Juga: Asila Maisa Klarifikasi soal Fitnah Bertahun-tahun: Saya Bukan Pelakor!
“Kemungkinan akun saya diblokir oleh si pencuri foto saya bernama Hitaika Store ini, karena saya cari-cari akunnya tidak ada,” ungkap pemilik nama lengkap Nora Alexandra Philip.
Keputusan Nora untuk bicara secara terbuka di media sosial juga dipicu rasa lelah menghadapi pertanyaan dari teman dan pengikut yang mengirim pesan pribadi mengenai iklan yang tidak pantas itu.
“Dan saya capek harus membalas DM dari kawan-kawan menanyakan soal iklan menjijikkan ini,” tulisnya.
Nora menekankan bahwa masalah ini berkaitan dengan integritasnya sebagai figur publik dan haknya untuk meminta ganti rugi.
“Mohon jangan menggunakan foto saya untuk iklan-iklan gak jelas, dan saya berhak sepertinya untuk meminta ganti rugi?” pungkasnya.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya etika dalam promosi daring dan perlindungan hak pribadi bagi selebriti di era media sosial. (MNA)

13 hours ago
13

















































