ILUSTRASO
Laptop Untuk Ribuan Posyandu Kota Bekasi Proses LelanI: Pegawai mengoperasikan laptop. FOTO: DOKUMEN/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan pengadaan laptop untuk ribuan Posyandu saat ini tengah dalam proses lelang. Program tersebut banyak ditanyakan kader Posyandu karena dibutuhkan untuk menunjang penyusunan laporan.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Alimudin, mengingatkan Pemkot Bekasi agar merealisasikan program yang dibiayai APBD tersebut tepat waktu. Hal itu disampaikannya setelah banyak kader Posyandu menanyakan perkembangan pengadaan 1.622 unit laptop.
“Anggaran terkait dengan pengadaan laptop untuk Posyandu Kota Bekasi ini banyak pimpinan dan anggota Posyandu menanyakan sejauh mana progresnya,” kata Alimudin saat Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, laptop tersebut dibutuhkan untuk memudahkan kader Posyandu dalam menyusun laporan.
“Karena ini penting dalam rangka untuk menyederhanakan laporan-laporan dan memudahkan laporan-laporan,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan Pemkot Bekasi telah berupaya merealisasikan program tersebut. Namun, proses pengadaan membutuhkan kehati-hatian karena berkaitan dengan besarnya anggaran dan jumlah laptop yang akan dibeli.
Tri mengatakan Pemkot Bekasi mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) hingga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam proses pengadaan tersebut. Menurutnya, tahapan yang dilalui cukup panjang untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
“Jadi lebih ke area kehati-hatian, bagaimana mitigasi risiko yang memang harus kita lakukan. Kita tidak ingin kemudian ada hal-hal yang kemudian Mens Rea terjadi, kemudian implikasinya kepada aparatur di saya,” ungkapnya.
Tri memastikan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas), SKPD, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga pelaksana kegiatan, menjalankan proses tersebut secara hati-hati.
Proses lelang pengadaan laptop telah dilakukan melalui metode mini kompetisi dan pemenangnya telah ditetapkan. Saat ini, tahapan sanggah berlangsung selama tiga hari. Setelah proses tersebut selesai, pengadaan laptop diharapkan segera direalisasikan.
“Mudah-mudahan apa yang kita harapkan sebelum akhir tahun mestinya para Posyandu sudah bisa mendapatkan itu,” ucapnya. (sur)

10 hours ago
12

















































