Dikejar Petugas dari Tol Cikunir, Truk Muatan Beras Berakhir Terperosok di Tambun

11 hours ago 14

Beranda Berita Utama Dikejar Petugas dari Tol Cikunir, Truk Muatan Beras Berakhir Terperosok di Tambun

Sebuah truk bermuatan beras terperosok di persimpangan Jalan Setiadarma II- Jalan Sultan Hasanuddin Tambun Selatan, Senin (6/4) pagi. FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebuah truk bermuatan beras terperosok di persimpangan Jalan Setiadarma II- Jalan Sultan Hasanuddin Tambun Selatan, Senin (6/4) pagi. Insiden ini terjadi setelah sopir truk diduga menghindari kejaran petugas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat petugas Jasa Marga menertibkan truk yang berhenti di bahu Jalan Tol Km 10 Cikunir, Kota Bekasi. Saat penertiban, sopir truk bernomor polisi BE 9104 CO itu melarikan diri.

Ia melaju ke arah Bekasi Timur dan keluar melalui Gerbang Tol Tambun atau Grand Wisata. Truk kemudian menyeberang ke jalur Pantura melalui Jalan Setiadarma II. Saat tiba di ujung jalan, truk terperosok dan menyerempet warung.

Seorang saksi, Dika (35), mengungkapkan truk itu terperosok sekitar pukul 03.30 WIB. Ia menyebut sopir diduga menghindari petugas karena panik.

“Dikejar petugas Jasa Marga dari Tol Cikunir karena kedapatan menggunakan sabu di bahu jalan. Sopir kemudian keluar melalui gerbang tol timur dan menabrak palang pintu tol,” ucap Dika.

Setelah truk terperosok dan as roda patah, petugas langsung mengamankan sopir. Ia dibawa ke Polsek Tambun Selatan lalu dijemput petugas Patroli Jalan Raya untuk dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota.

“Langsung dibawa sama polisi tadi, infonya ke Polsek Tambun terus ke Polres Bekasi Kota,” tambahnya.

Akibat kejadian itu, kemacetan luar biasa sempat terjadi hingga Cikarang Barat. Tak hanya berdampak pada lalu lintas di jalur Pantura, kemacetan juga menjalar ke Jalan Inspeksi Kalimalang yang menjadi jalur arteri bagi pengendara yang hendak menuju Kota Bekasi maupun Kabupaten Bekasi.

Di lokasi kejadian, puluhan warga terlihat berjibaku mengangkut muatan beras dalam karung untuk memudahkan proses evakuasi. Proses evakuasi dilakukan menggunakan satu mobil derek dan satu forklift. Sekitar pukul 11.37 WIB, polisi baru berhasil mengevakuasi truk yang sempat menutup separuh Jalan Sultan Hasanuddin menuju arah Bekasi Timur.

Sementara, Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 04.00 WIB. Petugas kemudian langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan awal.

“Sekitar pukul 04.00 WIB, anggota Polsek Tambun Selatan menerima aduan dari masyarakat terkait adanya truk fuso yang terperosok. Setelah dilakukan pengecekan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan awal,” kata Wuryanti.

Ia menambahkan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi untuk mengurai kemacetan.
Untuk kasus penyalahgunaan narkotika, lanjut Wuryanti, kini telah diserahkan ke Polres Metro Bekasi Kota.

“Terkait penggunaan Narkoba, kasusnya ditangani oleh Polres Metro Bekasi Kota,” pungkasnya. (ris)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |