Beranda Bekasi Camat Mustikajaya Ungkap Hasil Rechecking Ganti Rugi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Segini Jumlahnya
LUDES: Warga mengamati rumah kontrakan keluarga Sapta yang hancur akibat ledakan SPBE di Kampung Pabuaran, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (8/4). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mengungkapkan telah berkomunikasi dengan pihak Pertamina dan pihak Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Indogas Andalan Kita, terkait pembahasan ganti rugi pasca ledakan beberapa waktu lalu.
Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, menuturkan telah mengajukan permohonan perbaikan rumah kepada pihak SPBE untuk menindaklanjuti dampak kerugian dari insiden kebakaran besar yang menghancurkan belasan rumah warga kelurahan Cimuning, Rabu (1/4/2026) malam.
“Ada dari kami, sudah jelas itu ya. Kita mohonkan, kemudian kami sudah rapat kemarin di tempatnya di Kopitarik. Saya, Camat, Lurah, kemudian pihak SPBE, kemudian dengan RW, RT, kita menyodorkan data yang telah kami data, sejumlah warga yang terdampak. Kemudian Alhamdulillah, hari Minggunya pagi, itu telah direchecking ke bawah bersama,” ujar Maka di Pemkot Bekasi, Senin, (13/4/2026).
BACA JUGA: Buntut Ledakan SPBE Cimuning, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Tata Ruang yang Tumpang Tindih
Ia mengatakan setelah dilakukan pendataan ulang dan penyinkronan data terhadap para korban, sebanyak 41 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak, seluruhnya dinyatakan valid.
“Disinkronkan, ternyata Alhamdulillah hasilnya tetap sama. Pengajuannya memang 41, keluarnya juga sudah yang direchecking itu ada 41,” ungkap Maka.
Selain itu, ia mengatakan berdasarkan hasil pendataan terkini dari pihak kecamatan, total kerugian materiil akibat insiden kebakaran SPBE Cimuning diestimasi menyentuh angka Rp7 miliar, dan telah terverifikasi untuk segera ditindaklanjuti oleh pihak pengelola SPBE.
“Suda diverifikasi bersama. Antara SPBE dengan pihak keluarga RT, RW dan kami Kecamatan. Kemudian nanti, mereka berdiskusi dulu dengan pihaknya, kemudian nanti dikabarin,” jelasnya.
Lebih lanjut sebelumnya tercatat, selain menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga, tragedi ini juga mengakibatkan sebanyak 22 orang mengalami luka-luka dan merenggut 4 nyawa.
“Sampai hari ini jumlah korban mencapai 22 orang. Meninggal empat orang,” rincinya. (zak)

15 hours ago
11

















































