Beranda Politik Said Iqbal Masuk Pemerintahan, Partai Buruh Bekasi Tunggu Dampak Nyata
Penasehat Khusus Presiden Prabowo Subianto bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Said Iqbal. FOTO: SETPRES
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Partai Buruh Kabupaten Bekasi menanggapi masuknya Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal ke dalam pemerintahan sebagai Penasehat Khusus Presiden Prabowo Subianto bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Sebagai daerah dengan basis buruh dan serikat pekerja terbesar, Partai Buruh menilai kehadiran Said Iqbal di lingkar pemerintahan diharapkan mampu memperkuat penyaluran aspirasi kaum buruh.
“Kalau dari sisi Partai Buruh, pasti kita menyambut positif terkait dengan Bung Iqbal yang masuk ke dalam pemerintahan, dan itu kalau menurut kita akan memberikan dampak yang positif buat di Partai Buruh sendiri,” ujar Sekretaris Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi, Guntoro, kepada Radar Bekasi, Selasa (9/6).
Menurut Guntoro, selama ini di lingkar Istana belum ada figur yang secara khusus menangani bidang ketenagakerjaan. Karena itu, ia berharap Said Iqbal dapat memberikan masukan, termasuk terkait penyusunan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang diamanatkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Otomatis bisa memberikan masukan yang lebih bagus buat presiden dalam melakukan perubahan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Karena selama ini di lingkaran istana belum ada orang khusus di bidang itu,” katanya.
Terkait opini yang berkembang bahwa masuknya Said Iqbal ke lingkar pemerintahan bertujuan meredam gerakan buruh, Guntoro menilai hal tersebut sebagai bagian dari dinamika pandangan publik.
“Itu pasti ada tentang opini di masyarakat, yang jelas kita belum melihat kinerja seperti apa, dan misinya memang kalau dari serikat pekerja serikat buruh, mensupport apa yang sekarang terjadi. Harapannya bisa membawa aspirasi ke arah yang lebih baik sambil kita menunggu jalannya akan seperti apa. Tapi untuk mengawal secara lapangan pasti ada,” ungkapnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini Partai Buruh belum secara resmi menyatakan berkoalisi dengan Partai Gerindra.
“Kalau secara di partai memang belum ada untuk koalisi secara langsung dengan Gerindra dan segala macam, tapi yang jelas lingkarannya sudah ada di dalam pemerintahan, khususnya di pemerintahan Prabowo yang sekarang,” ucapnya. (pra)

2 hours ago
8

















































