Beranda Entertainment Ratu Sofya Ngaku Belum Dibayar? Haldy Sabri Langsung Unggah Bukti Transfer hingga Ancam Laporkan Balik ke Polisi
Potret Haldy Sabri dan Irish Bella. Foto: Instagram
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Perselisihan antara aktris Ratu Sofya dan rumah produksi HAS Pictures kembali menjadi sorotan publik. Konflik yang telah berlangsung cukup lama itu kini memasuki babak baru setelah pemilik HAS Creative, Haldy Sabri, secara terbuka memberikan tanggapan melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Haldy memperlihatkan sejumlah bukti transfer yang diklaim sebagai pembayaran kepada Ratu Sofya. Langkah itu dilakukan sebagai respons atas pernyataan sang aktris yang sebelumnya menyebut dirinya belum menerima pembayaran terkait keterlibatannya dalam proyek film produksi HAS Pictures.
Haldy mengunggah dua bukti transfer dengan total nilai mencapai Rp114.660.000. Menurutnya, data tersebut membantah tudingan bahwa pihak rumah produksi belum memberikan pembayaran sama sekali kepada Ratu Sofya.
Melalui unggahan yang sama, suami Irish Bella itu menegaskan bahwa dirinya tidak terima apabila rumah produksinya dianggap lalai dalam memenuhi kewajiban finansial kepada para pemain. Ia menilai pernyataan yang beredar dapat merusak reputasi perusahaan yang telah dibangunnya.
“Jangan merusak PH saya kalau belum menerima sepeserpun. Ini buktinya,” tulis Haldy dikutip Kamis (11/6).
Selain membahas persoalan pembayaran, Haldy juga menyinggung mengenai kontrak kerja yang menjadi dasar kerja sama antara kedua belah pihak. Ia menjelaskan bahwa proses penandatanganan kontrak dilakukan secara resmi dan diketahui oleh keluarga Ratu Sofya.
Menurut Haldy, dokumen perjanjian tersebut bahkan ditandatangani langsung oleh orang tua Ratu Sofya. Karena itu, ia menegaskan tidak ada unsur paksaan dalam proses produksi maupun keterlibatan sang aktris dalam proyek yang dimaksud.
Ia juga menyebut bahwa nomor rekening yang tercantum dalam kontrak merupakan rekening milik orang tua Ratu Sofya. Pernyataan tersebut disampaikan untuk memperkuat klaim bahwa pembayaran telah dilakukan sesuai kesepakatan yang tercantum dalam dokumen kerja sama.
“Pada saat itu Anda sepakat, yang menandatangani kontrak orang tua Anda, makanya Anda ikut syuting, jadi tidak ada paksaan di sini. Dan di kontrak itu tertera nomor rekening orang tua Anda,” lanjutnya.
Tak hanya memberikan klarifikasi, Haldy juga melontarkan peringatan kepada Ratu Sofya. Ia mempertanyakan kemungkinan pihaknya mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik sang aktris apabila ditemukan pernyataan yang dianggap tidak sesuai dengan fakta.
“Sampai di sini Anda paham ya. Apa perlu kami lapor balik atas kebohongan-kebohongan Anda?” tutur Haldy.
Baca Juga: Akhirnya Terbongkar! Ini Tanggal Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner
Pernyataan terbuka tersebut semakin memperkeruh konflik yang sebelumnya sudah lebih dulu mencuat ke publik. Perselisihan antara Ratu Sofya dan HAS Pictures bermula dari somasi yang dilayangkan rumah produksi kepada sang aktris.
Ratu Sofya dianggap tidak memenuhi kewajiban promosi untuk film berjudul Dosa: Penebusan atau Pengampunan. Pihak produksi menilai ada komitmen promosi yang belum dijalankan sebagaimana tercantum dalam kesepakatan kerja sama.
Di sisi lain, Ratu Sofya sempat mengungkapkan ketidaknyamanannya selama proses produksi. Ia mengaku keberatan dengan beberapa adegan yang dinilai sensitif dan merasa tidak disediakan pemeran pengganti atau body double untuk adegan tertentu.
Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh pihak produksi. Mereka menyatakan bahwa body double sebenarnya telah disiapkan, tetapi penggunaannya justru tidak dilakukan karena disebut tidak mendapat persetujuan dari Ratu Sofya.
Seiring berjalannya waktu, konflik tersebut tidak hanya berkutat pada persoalan profesional, tetapi juga merambah ke ranah pribadi dan keluarga. Muncul tudingan bahwa Ratu Sofya turut melayangkan somasi kepada orang tuanya terkait pengembalian honor atau fee yang diterima.
Klaim tersebut berulang kali dibantah oleh Ratu Sofya. Aktris asal Lhokseumawe itu menegaskan bahwa berbagai tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
Merasa nama baiknya dirugikan, Ratu Sofya akhirnya mengambil langkah hukum. Pada 6 Juni 2026, ia melaporkan Reza Aditya yang menjabat sebagai produser serta Putri Masyita selaku co-produser ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
Tim kuasa hukum Ratu Sofya menyatakan bahwa seluruh bukti yang diperlukan telah diserahkan kepada penyidik untuk mendukung proses hukum yang sedang berjalan. Mereka berharap laporan tersebut dapat memberikan kejelasan atas berbagai tuduhan yang selama ini beredar di publik.
Sementara itu, unggahan terbaru Haldy Sabri dinilai menjadi babak baru dalam perseteruan yang telah berlangsung hampir dua tahun.
Baca Juga: Diisukan Gugat Cerai Lesti Kejora, Rizky Billar Ancam Laporkan Akun-Akun Penyebar Hoaks
Dengan mempublikasikan bukti pembayaran dan sejumlah dokumen pendukung, pihak produksi berupaya membantah berbagai narasi yang berkembang di masyarakat.
Hingga kini, kedua belah pihak masih mempertahankan pendiriannya masing-masing. Proses hukum yang berjalan diharapkan dapat mengungkap fakta secara objektif sekaligus memberikan kepastian terkait berbagai tuduhan yang saling dilontarkan dalam konflik tersebut. (mna)

14 hours ago
13

















































