Islamic Centre Bekasi Blacklist WO Marwah Catering Service Buntut Dugaan Penipuan

5 hours ago 15

Beranda Metropolis Islamic Centre Bekasi Blacklist WO Marwah Catering Service Buntut Dugaan Penipuan

ILUSTRASI: Kawasan Islamic Centre Bekasi. FOTO: DOKUMEN/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Manajemen Islamic Centre Bekasi buka suara terkait dugaan penipuan yang dilakukan Wedding Organizer (WO) Marwah Catering Service terhadap pasangan pengantin saat resepsi pernikahan di Aula Islamic Centre Bekasi, Sabtu (23/5).

Pihak pengelola mengaku ikut dirugikan lantaran pembayaran sewa gedung dari pihak WO belum dilunasi hingga acara berlangsung.

Manajemen Islamic Centre Bekasi, Amin Idris mengatakan, pihak WO baru membayar sekitar 50 persen dari total biaya sewa gedung. “Kami yang sama WO memang belum dibayar, belum lunas gitu,” kata Amin saat diwawancarai, Senin (25/5).

BACA JUGA: Diduga Tertipu WO, Pengantin Terpaksa Hanya Gelar Akad Tanpa Resepsi di Bekasi

Amin menjelaskan, masih ada kekurangan pembayaran sekitar Rp6 juta yang belum diselesaikan oleh pihak WO. “Kalau tidak salah kurangnya sekira Rp6 jutaan. Ketentuannya kalau di kami DP itu 50 persen dari harga gedung, lalu sisanya dibayarkan seminggu sebelum acara. Nah itu yang tidak dibayarkan sama si WO,” jelasnya.

Meski pembayaran belum sepenuhnya dilakukan, pihak pengelola tetap memperbolehkan acara berlangsung karena mempertimbangkan kondisi keluarga pengantin yang dinilai menjadi korban dalam persoalan tersebut.

“Ketika kemarin keluarga korban, kami lihat memang dia pihak yang korban gitu, ya sudah, kami persilakan untuk pakai di situ, pakai di aula,” tuturnya.

Amin memastikan, Marwah Catering Service bukan rekanan resmi Islamic Centre Bekasi. Karena itu, pihak pengelola langsung mengambil langkah tegas dengan memblacklist WO tersebut agar tidak lagi menggunakan fasilitas gedung di kemudian hari.“Kami potong, sudah kami blacklist, karena yang begini ini tidak bisa dijadiin partner,” tegasnya.

Menurut Amin, selama ini pihak Islamic Centre Bekasi rutin melakukan komunikasi dan pembinaan terhadap WO yang menjadi rekanan resmi. Namun karena Marwah Catering Service bukan bagian dari mitra kerjasama, pengelola tidak memiliki kontrol terhadap pelayanan vendor tersebut kepada pelanggan.

Ke depan, pihaknya mengaku akan melakukan evaluasi dan memperketat proses kerja sama terhadap WO yang ingin menggunakan fasilitas gedung. “Nanti kami akan perbaiki MOU-nya, kita akan lebih selektif,” ucapnya.

Sebelumnya, pasangan pengantin Feny Indah Fitria Ichwana dan Rinaldy Zullfi Setyawan mengaku mengalami kerugian hingga Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan WO dan catering Marwah Catering Service saat resepsi pernikahan mereka di Islamic Centre Bekasi.

Akibat peristiwa itu, Feny mengatakan dirinya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur pada Minggu (24/5).”Kerugian sekitar Rp 85,5 Juta,” kata Feny. (rez)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |