Beranda Berita Utama Stok Pangan Bekasi Dinilai Waspada, DPRD Minta Penambahan Cadangan
ILUSTRASI: Pedagang menjajakan beras di Pasar Modern Tambun Selatan, Kamis (7/8). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi mendorong percepatan pembahasan produksi pangan rakyat di tengah anomali cuaca El Nino. Pembahasan dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bekasi, khususnya terkait Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) tahun 2026. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan dan produksi pangan daerah.
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, mengatakan stok CPPD 2026 untuk beras tercatat sebesar 150,59 ton. Jumlah tersebut merupakan sisa dari penyaluran CPPD tahun 2025 sebesar 119,33 ton yang telah dilaksanakan di 12 desa di Kabupaten Bekasi. Program itu menyasar 19.888 jiwa atau 8.996 kepala keluarga.
“Kita langsung bergerak cepat membahas produksi pangan rakyat di Kabupaten Bekasi. Sehingga dipandang perlu adanya langkah strategis di tengah anomali cuaca El Nino,” ujar pria yang akrab disapa Jio itu, Senin (13/4).
Ia menyebutkan, berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi tahun 2026, sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, jagung, bawang merah, bawang putih, kacang kedelai, dan sayuran berada dalam kategori waspada. Kondisi tersebut dinilai perlu segera diantisipasi untuk menjaga stabilitas pangan daerah.
“Stok pangan kita sudah warning, sehingga kita perlu menjaga stabilitas, kalau perlu harus ada peningkatan penambahan stok pangan,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Bennie Yulianto Iskandar, menyebut idealnya dibutuhkan stok hingga 500 ton untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Namun, keterbatasan anggaran membuat stok CPPD saat ini hanya berada di kisaran 150 ton per tahun.
“Stok ketahanan pangan belum optimal keterbiasaan di masa panen atau pengolahan pasca panen,” pungkasnya. (pra)

8 hours ago
13

















































